Wafatnya Nabi Adam dan Wasit kepada Syit

muqoddimahku.com - Pada kesempatan kali ini kita akan ngobrol pintar tentang kisah wafatnya Nabi Adam dan wasiat kepada Syit. Syit ini merupakan putra Nabi Adam yang saleh. Syit juga merupakan seorang putra yang seolah menjadi pelipur lara atas terbunuhnya Habil.

Wafatnya Nabi Adam dan Wasit kepada Syit



Berikut ini kisah wafatnya Nabi Adam dan wasiat kepada Syit.


Syit artinya pemberian Allah. Nabi Adam dan Siti Hawa menamai putra mereka dengan nama Syit karena Syit lahir setelah terbunuhnya Habil. Syit merupakan seorang Nabi yang diberi suhuf (lembaran wahyu) sebanyak 50 suhuf.

Di antara keunggulan Nabi Syit adalah diberikan tiga pemahaman oleh Nabi Adam.


1. Diberi ilmu waktu-waktu malam dan siang.
2. Diberitahu peribadahan yang mesti dilakukan pada waktu-waktu tersebut.
3. Diberitahu tentang akan adanya banjir.

Dikatakan bahwa semua manusia yang ada di dunia ini nasabnya bersambung kepada Syit. Karena keturunan Adam yang lainnya telah musnah.

Nabi Adam Wafat


Nabi Adam wafat pada hari Jum'at. Pada saat itu para malaikat datang membawa balsam dan kafan dari surga. Terjadi gerhana matahari selama tujuh hari dalam wafatnya Nabi Adam.

Makam Nabi Adam


Terdapat tiga pendapat yang menyebutkan tentang tempat dimakamkannya Nabi Adam.

1. Di Hindia yaitu tempat Nabi Adam diturunkan dari surga.
2. Di Jabal Abi Qubaisy, Makkah.
3. Di Baitul Maqdis.

Usia Nabi Adam


Nabi Adam diberi usia 1000 tahun oleh Allah. Sebagian kecilnya di surga dan lamanya di bumi. Nabi Adam as hidup di bumi selama 930 tahun dalam hitungan Syamsiah. Atau 957 tahun dalam hitungan Qomariyah.

Wasiat Nabi Adam kepada Syit


1. Pengetahuan tentang siang dan malam.
2. Pengetahuan tentang ibadah.
3. Pengetahuan tentang banjir.

Demikian kisah wafatnya Nabi Adam dan wasiat kepada Syit. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

0 Response to "Wafatnya Nabi Adam dan Wasit kepada Syit"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel