Contoh dan Pembahasan Ceramah tentang Akhlak Seorang Santri
Muqoddimahku.com - Pada pembahasan kali ini kita akan membicarakan ceramah tentang akhlak seorang santri. Para membaca sekalian, santri merupakan salah satu barisan kuat penerus umat Nabi Muhammad saw. Santri melakukan perjuangan-perjuangan para Ulama untuk menjadi penerusnya.
Setiap santri harus memiliki akhlak kesantrian. Dimana pada dasarnya akhlak santri adalah akhlak para pelajar agama yaitu mengamalkan ilmu-ilmu agama. Karena dengan akhlak yang baiklah, para santri dapat menggapai cita-citanya.
Berikut ini ceramah singkat tentang akhlak seorang santri.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله الذي الذي وفق من اراد من عباده للتفقه فى الدين والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه الى يوم الدين اما بعد
Para hadirin yang berbahagia! Senang sekali saya bisa dipertemukan dengan hadirin sekalian. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi wasilah bagi kita untuk bisa berkumpul di surga. Aamiin!
Para hadirin yang berbahagia! Mari bersama kita dengarkan firman Allah SWT di dalam Al-Qur'an:
قالوا سبحانك لا علم لنا الا ما علمتنا انك انت العليم الحكيم
Artinya: Mereka (Para Malaikat) berkata: Mahasuci Engkau Ya Allah; kami tidak memiliki pengetahuan kecuali hanya apa saha yang Engkau beritahukan kepada kami. Sungguh Engkau Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Para hadirin yang berbahagia. Sekarang kita akan membicarakan tentang akhlak seorang santri. Bagaimana seorang santri harus berakhlak? Siapa yang patut dijadikan suri tauladan bagi para santri? Dan bagaimana kisah-kisah santri hebat dengan akhlaknya?
Para hadirin yang berbahagia. Sesuai dengan ayat yang telah saya bacakan tadi, dikatakan bahwa para Malaikat memiliki sifat tawadlu akan keilmuan. Dari sini kita bisa menyimpulkan poin pertama akhlak santri adalah rendah hati akan ilmu; menjauhi sifat sombong. Karena sifat sombong itu sangat berbahaya. Itu lah yang menjadi penyebab setan diusir dari surga.
Para hadirin yang berbahagia. Mari kita perhatikan kembali firman Allah SWT:
انهم فتية امنوا بربهم وزدناهم هدى
Artinya: Sungguh mereka itu adalah para pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka yaitu Allah dan Kami (Allah) tambahkan kepada mereka petunjuk.
Para hadirin yang berbahagia. Ayat di atas merupakan ayat yang menjelaskan tentang perjuangan ashabul Kahfi dalam membasmi kekafiran dan kemusyrikan. Dari kisah ashabul Kahfi, kita menjadi tahu bahwa akhlak ashabul Kahfi itu merupakan akhlak yang mesti dipraktekkan oleh para santri. Yaitu berjuang dalam kebenaran yang hakiki yaitu tetap dalam agama Islam.
Para hadirin yang berbahagia. Akhlak seorang santri selanjutnya bisa kita lihat dalam Al-Qur'an:
واخفض جناحك لمن اتبعك من المؤمنين
Artinya: Rendahkanlah sayapmu (jangan sombong) kepada para pengikutmu dari kalangan orang-orang mukmin.
Ayat tersebut merupakan perintah Allah kepada nabi Muhammad agar bersifat rendah hati kepada para pengikutnya. Sebagai santri pun kita mesti bersikap rendah hati kepada semua saudara kita baik sesama muslim, sebangsa, dan juga setanah air.
Para hadirin yang berbahagia. Suri tauladan kita adalah Nabi Muhammad saw. Akhlak Rasulullah saw adalah Al-Qur'an; maka mestilah kita berkaca dari Al-Qur'an dalam segala ucap, sikap, dan tindakan.
Mari kita simpulkan 3 akhlak seorang santri sesuai dengan Al-Qur'an. Pertama, tidak sombong atas ilmu yang kita miliki. Kedua, berjuang dalam agama Islam. Ketiga, selalu rendah hati.
Para hadirin yang berbahagia. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan pada pertemuan kali ini. Mudah-mudahan kita bisa mengamalkannya. Aamiin.
هداني واياكم
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Uraian di atas merupakan contoh ceramah tentang akhlak seorang santri. Semoga para santri dapat membacanya, dapat mengambil contoh, dan bermanfaat bagi semuanya.
Baca juga:

0 Response to "Contoh dan Pembahasan Ceramah tentang Akhlak Seorang Santri"
Post a Comment