Kultum Pendek tentang Bersyukur dari Kisah Semut dan Nabi Sulaiman
Muqoddimahku.com - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kultum pendek tentang bersyukur. Kultum merupakan akronim dari kuliah tujuh menit. Isi dari kultum adalah ceramah agama yang bersifat singkat, jelas, dan padat.
Baca juga:
Berikut ini kultum pendek tentang bersyukur.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين اما بعد
Para hadirin yang berbahagia. Mari sejenak kita panjatkan puji dan syukur kita kepada Allah swt. Mari kita lantunkan juga solawat dan salam kepada junjunan alam, Nabi Besar Muhammad saw. Kepada keluarganya, para sahabatnya, dan juga mudah-mudahan sampai kepada kita selaku umatnya. Aamiin.
Pada kesempatan kali ini kita akan bercerita tentang syukur. Ada sebuah kisah yang dikutip di dalam Al-Qur'an, bahkan menjadi salah satu nama surat di dalam Al-Qur'an, yaitu surat an-Naml. An-Naml sendiri memiliki arti semut.
Para hadirin yang berbahagia. Di dalam surat an-Naml ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa Nabi Sulaiman pernah berada dalam suatu perjalanan. Ketika itu ada segerombolan semut yang berada di jalanan yang kemungkinan akan terlewati oleh Nabi Sulaiman dan pasukannya. Pimpinan gerombolan semut menyuruh semua semut agar berdiam terlebih dahulu di lubang semut karena si pimpinan khawatir gerombolan semut akan terinjak oleh Nabi Sulaiman dan pasukannya.
Sebagaimana kita bahwa Nabi Sulaiman memiliki mukjizat bisa mengerti bahasa hewan, seketika Nabi Sulaiman mengetahui kekhawatiran pimpinan semut. Oleh karenanya, Nabi Sulaiman tersenyum dan tertawa akan tingkah semut dan gerombolannya. Kehebatan Nabi Sulaiman karena mengerti bahasa hewan tidak lantas membuatnya sombong. Dikutip di dalam Al-Qur'an, nabi Sulaiman bersyukur kepada Allah atas karunia yang diberikan-Nya.
Para hadirin yang berbahagia. Doa Nabi Sulaiman dalam bersyukur ialah tertera pada surat an-Naml ayat 19.
رب اوزعني ان اشكر نعمتك التي انعمت علي وعلى والدي وان اعمل صالحا ترضه وادخلني برحمتك فى عبادك الصالحين
Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkan lah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni'mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridlai; dan masukanlah aku dengan rohmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh.
Para hadirin yang berbahagia. Dari kisah singkat tersebut kita bisa mengambil beberapa pelajaran.
1. Kita tidak pantas untuk berperilaku sombong baik karena ketidakpunyaan kita maupun karena kita orang yang punya.
2. Kita harus senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala nai'mat yang diberikan-Nya.
3. Cara bersyukur yang paling baik adalah bertambahnya ketaatan kita kepada Allah SWT.
4. Kita harus senantiasa berpasrah diri kepada Allah SWT dalam kehidupan ini karena untuk berbuat kebaikan pun tetap hakikatnya karena ketentuan Allah SWT.
Para hadirin yang berbahagia. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan kepada kita semua pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat manfaat dan semoga kita bisa berjumpa pada lain waktu dalam keadaan sehat dan keadaan berbuat baik. Aamiin.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Itu lah kultum pendek tentang bersyukur. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Kultum Pendek tentang Bersyukur dari Kisah Semut dan Nabi Sulaiman "
Post a Comment