Ceramah Singkat: Perjalanan Manusia Tercatat

Muqoddimahku.com – Pada kesempatan kali ini kita akan kembali memberikan ceramah singkat. Ceramah singkat ini diberi judul “Perjalanan Manusia Tercatat”. Manusia berjalan dan berproses di muka bumi ini dari mulai dilahirkan sampai dengan masuk ke liang kubur, semuanya itu tercatat. Perilaku baik dan perilaku buruk disertai proses manusia menuju kebaikan atau pun keburukan tersebut semua tercatat. Betapa telitinya Allah dalam mengurusi makhluk-Nya.


ceramah singkat tentang perjalanan manusia


Berikut ini ceramah singkat: Perjalanan Manusia Tercatat.


السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

الْحَمد لله رب الْعَالمين وَصلى الله على سيدنَا مُحَمَّد وَآله وَصَحبه أَجْمَعِينَ أَمَّا بَعْدُ

Para hadirin yang saya hormati. Pertama-tama mari kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt.. Berkat kuasa dan kehendak-Nya, kita semua dapat berkumpul di tempat yang mulia ini. Kepada Allah-lah kita menyembah dan kepada Allah-lah kita memohon pertolongan. Allah lah Dzat Maha Pencipta dan Allah-lah yang memberikan makhluk-Nya kehidupan.

Selanjutnya, mari kita panjatkan sholawat dan salam kita kepada utusan Allah yakni Nabi Muhammad saw.. Berkat beliau lah kita bisa mengenal Allah. Berkat beliau lah kita bisa mengetahui apa yang disukai oleh Allah dan apa yang dibenci oleh-Nya. Maka dari itu sangat pantas bagi kita untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad dan mendoakan juga keluarga dan para sahabatnya. Aamiin.

Para hadirin yang saya hormati. Dalam melakukan segala sesuatu, pasti kita melakukan proses berpikir lalu berucap atau bertindak. Saya misalkan seperti ini: untuk menempuh perjalanan menuju sholat, pasti kita melakukan perjalanan kaki, pasti kita berjalan untuk pergi wudlu, berjalan untuk pergi ke masjid. Begitu pula perjalanan manusia menuju amal buruk. Katakan saja seseorang akan mencuri, maka dia akan berfikir, ucapannya akan berbohong, dan kakinya akan melangkah menuju rumah yang akan dicuri.

Perlu kita ketahui bersama bahwa setiap perbuatan manusia dan proses perjalanan menuju perbuatan tersebut, kesemuanya itu dicatat. Tentunya kita pernah mendengar nasihat seorang Ustadz yang berkata bahwa apabila seseorang pergi ke masjid dan perjalanan ke mesjidnya jauh, maka tiap langkahnya akan dihitung kebaikan. Maka orang yang dekat ke masjid yang membutuhkan langkah yang lebih sedikit maka catatan langkahnya pun sedikit. Sehingga kita mengenal sebuah keterangan:

الْأُجْرَةُ بِقَدْرِ الْمَشَقَّةِ

Arti ungkapan di atas adalah sebuah imbalan itu akan ditentukan sesuai dengan jeri payahnya.

Para hadirin yang saya hormati. Rasullullah saw. bersabda menerangkan masalah ini.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَتْ بَنُو سَلَمَةَ فِي نَاحِيَةٍ مِنَ الْمَدِينَةِ فَأَرَادُوا أَنْ يَنْتَقِلُوا إِلَى قَرِيبٍ مِنَ المسجد فنزلت إِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثارَهُمْ فَقَالَ لَهُمُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ آثَارَكُمْ تكتب» فلم ينتقلوا

Artinya: Diterima dari Abu Sa’id al-Khudri ra., beliau berkata: Bani Salamah tinggal di penjuru kota Madinah. Lalu mereka berniat untuk pindah mendekati masjid. Kemudian turun ayat (surat Yasin ayat 12). Maka Nabi saw. berkata kepada mereka: “Sesungguhnya jejak langkah kalian (menuju masjid) itu dicatat”. Sehingga mereka tidak jadi pindah (mendekati masjid).

Dari hadits ini kita dapat memahami bahwa setiap perbuatan kita dengan semua perjuangan dan jeri payahnya itu dicatat. Perginya kita ke masjid itu dicatat perbuatan dan perjuangan kita menuju ke masjid. Begitu pula sebaliknya, perbuatan buruk manusia beserta perjuangannya dicatat pula.

Oleh karena itu, pantas lah kita selalu berhati-hati dalam berucap dan bertindak. Haruslah kita memiliki sifat muroqobah yaitu sifat merasa diawasi oleh Allah swt.. Dengan begitu, setiap perbuatan kita akan mengarah kepada kebaikan. Dan setiap niat buruk kita akan terhalang oleh sifat muroqobah tersebut.

Para hadirin yang saya hormati, bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian yang turut hadir di tempat ini. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan pada pertemuan kali ini semoga bermanfaat dan menambahkan kebaikan serta menjadi berkah. Semua kebaikan yang kita dapatkan berasal dari Allah. Adapun salah kata dan tindakan dari pribadi saya mohon dimaafkan.

 هَدَنَا الله و اِيَّكمْ أَجْمَعِيْنَ وَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

0 Response to "Ceramah Singkat: Perjalanan Manusia Tercatat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel