Bahasan: Lailatul Qodar (Ad-Dukhon ayat 3)

Tulisan ini berisi penjelasan lebih lanjut mengenai ceramah singkat tentang lailatul qodar. Pada artikel yang berbentuk ceramah, karena bentuk ceramahnya merupakan ceramah singkat, maka penjelasan yang dicantumkan dibuat sesingkat dan sejelas mungkin.

Baca juga:


ceramah singkat tentang lailatul qodar


Bahasan: Lailatul Qodar


إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

Artinya: Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.

Ayat ini merupakan salah satu ayat yang menjelaskan tentang lailatul qodar. Salah satu keistimewaan lailatul qodar adalah terjadinya peristiwa penurunan al-Qur’an. Pada suatu malam yang disebut lailatul qodar, Allah swt. menurunkan al-Quran ke langit dunia secara menyeluruh.

Pada ayat ini, Allah menjelaskan kepada kita bahwasannya al-Qur’an diturunkan pada malam yang diberkahi oleh-Nya. Malam tersebut biasa disebut lailatul qodar yang datang pada saat bulan Ramadhan. Dalam penurunannya, Allah memberikan peringatan dan mengajarkan manusia tentang sesuatu yang memberi manfaat dan sesuatu yang membahayakan.

Lailatul qodar merupakan malam yang sangat spesial yang terjadi di bulan Ramadhan tanpa diketahui kapan waktu tepatnya. Lailatul qodar merupakan malam yang diberkahi oleh sebuah peristiwa yaitu peristiwa penurunan al-Qur’an secara menyeluruh dari Lauh Mahfudz ke langit dunia.

Salah satu ayat di dalam al-Qur’an yang menjelaskan tentang lailatul qodar adalah surat ad-Dukhon ayat 3. Jika dilihat dari segi konteksnya, surat ad-Dukhon ayat tiga, beberapa ayat sebelumnya dan juga beberapa ayat selanjutnya menjelaskan tentang keagungan al-Qur’an.

Sudah dikatakan sebelumnya bahwa penurunan kitab suci al-Qur’an menjadi salah satu faktor yang membuat suatu malam yang disebut lailatul qodar menjadi malam yang diberkahi. Jadi dapat dikatakan satu sama lain saling memberikan keunggulan. Penurunan al-Qur’an menjadikan lailatul qodar itu malam yang diberkahi. Dan lailatul qodar menjadikan al-Qur’an sebagai kitab suci yang begitu agung.

Penurunan al-Qur’an

Pada ayat ini, Allah berfirman bahwasannya Dia menurunkan al-Qur’an pada malam yang diberkahi. Pada penurunannya itu sendiri, penurunan al-Qur’an dibagi kepada dua fase. Fase pertama adalah fase penurunan al-Qur’an secara sekaligus. Fase kedua adalah penurunan al-Qur’an secara berangsur.
Secara bahasa al-Qur’an akan kita dapati dua bentuk kata yang berbeda yang keduanya diartikan “menurunkan” atau “penurunan”, yaitu kata "انزل" dan kata "نزّل". Kata pertama berarti “menurunkan” yang merujuk kepada penurunan fase pertama yaitu penurunan al-Qur’an secara menyeluruh dari Lauh Mahfudz menuju langit dunia. Sedangkan kata yang kedua berarti “menurunkan” yang merujuk keada penurunan fase kedua yaitu penurunan al-Qur’an secara berangsur dari Jibril kepada Nabi Muhammad.

Fungsi al-Qur’an

Salah satu fungsi al-Qur’an adalah sebagai pemberi peringatan. Allah swt. melalui al-Qur’an memberikan peringatan kepada umat manusia. Al-Qur’an menunjukkan segala hal yang memberi kemanfaatan dan segala hal yang membahayakan. Apa yang bermanfaat dapat kita ambil dan apa yang membahayakan harus kita jauhi.

0 Response to "Bahasan: Lailatul Qodar (Ad-Dukhon ayat 3)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel