Obrolan Pintar Sejarah Wasiat Nabi Nuh kepada Putranya
muqoddimahku.com - Pada kesempatan kali ini kita akan ngobrol pintar tentang sebuah sejarah yakni wasiat Nabi Nuh kepada putranya. Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa kelompok orang yang berada di dalam bahtera Nabi Nuh adalah muslim. Dan tak seorang pun orang kafir tersisa di bumi ini.
Berikut ini wasiat Nabi Nuh kepada putranya.
Rasulullah Saw bersabda:
إِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ نُوحًا عَلَيْهِ السَّلَامُ لَمَّا حَضَرَتْهُ الْوَفَاةُ قَالَ لِابْنِهِ: إِنِّي قَاصٌّ عَلَيْكَ الْوَصِيَّةَ آمُرُكَ بِاثْنَتَيْنِ، وَأَنْهَاكَ عَنِ اثْنَتَيْنِ
Artinya: Sesungguhnya Nabi Allah Nuh as ketika datang maut kepadanya, Ia berkata kepada putranya, "Sungguh aku mendisiplinkanmu dengan sebuah wasiat, yaitu memerintahkan dua hal dan melarang dua hal.
Dua Perintah Nabi Nuh
1. Bertauhid
Nabi Nuh mewasiatkan kalimah toyibah kepada putranya yaitu kalimat la Ilaha Illa Allah yang artinya tiada tuhan selain Allah. Nab Nuh menggambarkan bahwa jika kalimah toyibah dibandingkan dengan langit dan bumi, maka kalimah toyibah lebih baik daripadanya. Hanya denga diucapkannya saja sudah sangat berharga, apalagi dengan dimaknai secara sempurna.
2. Bertasbih
Bertasbih adalah kalimah subhanallah. Dikatakan bahwa tasbih merupakan doa segala sesuatu dalam artian puncak dari doa itu adalah dengan bertasbih. Dan dengan tasbih pula seluruh makhluk Allah diberikan rizki.
Dua Larangan Nabi Nuh
1. Menduakan Allah
Menduakan Allah biasa disebut dengan syirik. Pelakunya disebut seorang musyrik. Dosa syirik adalah dosa yang sangat besar. Sehingga menjadi satu-satunya dosa yang pasti tidak akan diampuni Allah apabil terbawa mati.
2. Bersikap Sombong
Sombong di sini diartikan dua hal yaitu menolak kebenaran dan menghina orang lain. Sombong juga perilaku dosa besar. Karena Dzat yang layak memiliki sifat maha benar dan maha gagah adalah Allah. Dalam keterangan lain disampaikan bahwa orang yang sombong itu pada hakikatnya telah merebut sesuatu yang seharusnya hanya milik Allah.
Makam Nabi Nuh
Makam atau kuburan Nabi Nuh ada di Masjidil harom. Namun ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa Nabi Nuh dimakamkan di Biqo' (karki Nuh). Sementara itu usia Nabi Nuh sesuai dengan Al-Qur'an adalah lebih dari 950 tahun.
Demikian obrolan pintar kita tentang wasiat Nabi Nuh kepada putranya. Semoga bermanfaat.
Baca juga:

0 Response to "Obrolan Pintar Sejarah Wasiat Nabi Nuh kepada Putranya"
Post a Comment