6 Hikmah Infaq dan Sedekah beserta Dalilnya

Muqoddimahku.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang hikmah infaq dan sedekah. Apa itu infaq? Apa itu sedekah? Apa yang membedakan infaq dan sedekah? Mana saja dalilnya? Bagaimana hukumnya? Dan saja hikmahnya?

Baca juga:


hikmah infaq dan sedekah



Berikut ini pembahasan hikmah infaq dan sedekah.


Pengertian Infaq dan Sedekah


Infaq


Infaq adalah memberikan sebagian harta kita kepada orang yang membutuhkannya. Infaq merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab. Infaq erat maknanya dengan nafkah. Hal ini menjadi sebuah kecenderungan bahwa harta yang diberikan untuk berinfaq adalah sesuatu yang bersifat primer seperti kebutuhan makan.

Sedekah


Sedekah makna asalnya adalah kebenaran. Sedekah juga biasa diartikan dengan memberikan sebagian harta kepada orang lain. Namun, istilah sedekah memiliki makna yang lebih umum. Karena itu lah dalam sebuah keterangan dikatakan bahwa tersenyum kepada orang lain pun merupakan sedekah.

Perbedaan Infaq dan Sedekah


Dari pengertian di atas, kita dapat mengetahui apa yang membedakan infaq dan sedekah. Hal signifikan yang membedakan keduanya adalah dari barang yang diberikannya. Infaq cenderung kepada barang-barang kebutuhan primer. Sedangkan sedekah cenderung kepada segala hal yang bersifat menyenangkan orang lain.

Infaq dan Sedekah di dalam al-Qur’an


Ada lebih dari satu ayat di dalam al-Qur’an yang meyertakan istilah infaq dan sedekah di dalam al-Qur’an. Kita tidak akan membahas kesemuannya, melainkan cukup satu ayat dari masing-masing istilah di atas untuk menggambarkan kedua istilah itu di dalam benak kita.

Mengenai infaq, Allah berfirman:

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْناهُمْ يُنْفِقُونَ

Artinya: Orang-orang yang beriman kepada hal ghaib, melaksanakan solat, dan menginfakkan sebagian harta yang kami berikan.

Ayat di atas menjelaskan tentang kriteria orang-orang yang bertakwa. Takwa adalah keadaan seseorang yang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Di antara kriteria orang-orang yang bertakwa adalah sebagai berikut.

Beriman kepada hal ghaib
Melaksanakan solat
Menginfakkan sebagian harta

Sedangkan salah satu ayat yang mengutip kata sedekah adalah sebagai berikut. Allah berfirman:

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya: Ambilah sedekah dari harta-harta mereka; (sedekah) bisa membersihkan dan menyucikan mereka. Berdoalah bagi mereka karena doa mu merupakan ketenangan bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Perlu kita ketahui bersama, ayat di atas merupakan ayat yang dijadikan dalil wajibnya berzakat. Namun, kata yang digunakan adalah sedekah, bukan zakat. Meskipun pada ayat lain ada perintah langsung mengenai wajibnya zakat dengan kata yang tegas menyebutkan zakat.

Hukum Infaq dan Sedekah


Terlepas dari kedua ayat di atas, hukum infaq dan sedekah itu adalah sunat. Sunat secara bahasa adalah contoh. Maka dapat kita mengerti bahwa infaq dan sedekah itu dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. Sedangkan menurut istilah, sunat adalah hukum bagi sebuah perbuatan yang jika dilakukan akan mendapatkan pahala dan jika tidak dilakukan tidak akan disiksa.

Hikmah Infaq dan Sedekah


1. Harta yang kita infaq-an akan diganti oleh Allah

قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَآءُ مِنْ عِبَا دِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗ ۗ وَمَاۤ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهٗ ۚ وَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

Artinya: Katakanlah, "Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya." Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang terbaik. (QS. Saba' 34: Ayat 39)

2. Harta yang kita infaq-an mengandung kebaikan yang akan kembali kepada kita dan diberi pahala secara penuh

لَيْسَ عَلَيْكَ هُدٰٮهُمْ وَلٰـكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ خَيْرٍ فَلِاَنْفُسِكُمْ ۗ وَمَا تُنْفِقُوْنَ اِلَّا ابْتِغَآءَ وَجْهِ اللّٰهِ ۗ وَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ خَيْرٍ يُّوَفَّ اِلَيْكُمْ وَاَ نْـتُمْ لَا تُظْلَمُوْنَ

Artinya: Bukanlah kewajibanmu (Muhammad) menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Apa pun harta yang kamu infakkan, maka (kebaikannya) untuk dirimu sendiri. Dan janganlah kamu berinfak melainkan karena mencari rida Allah. Dan apa pun harta yang kamu infakkan, niscaya kamu akan diberi (pahala) secara penuh dan kamu tidak akan dizalimi (dirugikan). (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 272)

3. Allah akan mencatat dan membayar harta yang kita infaq-an dengan berlipat

مَنْ تَصَدَّقَ بِعَدْلِ تَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ وَلَا يَقْبَلُ اللهُ إِلَّا الطَّيِّبَ، فَإِنَّ الله يَقْبَلُهَا بِيَمِيْنِهِ ثُمَّ يُرَبِّيْهَا لِصَاحِبِهَا كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فُلُوَّهُ حَتَّى تَكُوْنَ مِثْلَ الْجَبَلِ

Artinya: Barang siapa yang bersedekah (walaupun) dengan setengah biji kurma dari hasil usaha yang baik, karena (memang) Allah tidak akan menerima kecuali kepada hal yang baik, maka sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanannya kemudian menjaganya sebagaimana seseorang dari kalian menjaga anak kudanya sampai menjadi seperti gunung. (HR Bukhori Muslim)

4. Sedekah akan memberikan kita peneduh di padang mahsyar nanti

كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفَصِّلُ بَيْنَ النَّاسِ

Artinya: Setiap orang berada pada bayangan sedekahnya sampai ia terpisah dari manusia (HR Ahmad)

5. Sedekah bisa menghindarkan dari api neraka

اِتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ

Artinya: Kalian harus menjauhi neraka walaupun itu hanya dengan sebutir kurma (HR Bukhori Muslim)

6. Pahala sedekah mengalir sampai ke alam kubur

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاٍث إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: Jika manusia meninggal dunia, seluruh amalnya terhenti kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat bagi orang lain, dan anak soleh yang mendoakannya (HR Muslim)

Untuk pembahasan tema lain mengenai keagamaan bisa klik di sini.

0 Response to "6 Hikmah Infaq dan Sedekah beserta Dalilnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel