Ceramah Kultum Ramadhan Singkat untuk 30 hari: Etika yang Bersifat Sunnah dalam Berpuasa

Muqoddimahku.com – Pada kesempatan kali ini kita akan kembali memberikan contoh ceramah kultum ramadhan singkat. Ceramah ramadhan ini akan disajikan untuk 30 hari selama satu bulan Ramadhan. Judul ceramah ramadhan yang akan kita bahas sekarang adalah etika yang bersifat sunnah dalam berpuasa.

Ceramah kultum ramadhan singkat ini akan disediakan dalam bentuk pdf yang nantinya bisa didownload pada linknya. Namun pada artikel ini akan dibahas juga beberapa poin mengenai pembahasan etika yang bersifat sunnah dalam berpuasa.

Baca juga:

Download PDF Ceramah Kultum Ramadhan Singkat untuk 30 hari: Etika yang Bersifat Sunnah dalam Berpuasa

ceramah kultum ramadhan


Etika Yang Bersifat Sunnah dalam Berpuasa


Di antara etika sunnah dalam berpuasa adalah melaksanakan sahur. Hal ini diperintahkan oleh Nabi Muhammad saw dalam haditsnya:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةٌ

Artinya: Hendaklah kalian melaksanakan sahur karena pada sahur itu ada keberkahan.

Dilaksanakannya sahur juga merupakan salah satu hal yang membedakan puasa umat Nabi Muhammad dengan puasa umat-umat sebelumnya. Rasulullah saw bersabda:

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ

Artinya: Sesuatu yang memisahkan (membedakan) puasa kita dengan puasa ahlul kitab adalah pelaksanaan makan di waktu sahur.

Di dalam pelaksanaan sahur, Rasulullah saw menganjurkan umatnya untuk mengakhirkan sahur. Hal ini dijelaskan dalam haditsnya:

كُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أمِّ مَكْتُوْمٍ فَإنَّهُ لَا يُؤَذِّنُ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

Artinya: Hendaklah kalian makan dan minum hingga Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan karena sesungguhnya ia tidak semata-mata melantunkan adzan melainkan fajar mulai terbit.

Termasuk salah satu etika yang disunatkan dalam berpuasa adalah menyegerakan berbuka puasa. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad saw:

إِنَّ أَحَبَّ عِبَادِي إِلَيَّ أَعْجَلُهُمْ فِطْرًا

Artinya: Sesungguhnya hamba-hamba yang paling Aku cintai adalah mereka yang menyegerakan berbuka puasa.

Kemudian di dalam berbuka puasa dianjurkan untuk memakan kurma atau air putih. Sebelumnya disunatkan juga untuk membaca doa berbuka puasa, yaitu:

اللهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ أمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Di antara etika sunna dalam berpuasa adalah memperbanyak membaca al-Qur’an, berdzikir, berdoa, sholat, dan sedekah. Hal ini sejalan dengan hadits Nabi Muhammad saw:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ

Artinya: Ada tiga orang yang doanya tidak akan tertolak; orang yang berpuasa sampai ia berbuka, seorang pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdholimi.

Itulah di antara pembahasan mengenai etika yang bersifat sunnah dalam berpuasa yang dibuat dalam bentuk ceramah kultum ramadhan singkat untuk 30 hari dan bisa didownload pada link yang disediakan.

0 Response to "Ceramah Kultum Ramadhan Singkat untuk 30 hari: Etika yang Bersifat Sunnah dalam Berpuasa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel