Nabi yang Disembelih sebagai Sejarah Qurban:Lanjutan Lengkap

muqoddimahku.com - Pada kesempatan kali ini kita akan ngobrol pintar tentang Nabi yang disembelih sebagai sejarah kurban. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعۡيَ قَالَ يَٰبُنَيَّ إِنِّيٓ أَرَىٰ فِي ٱلۡمَنَامِ أَنِّيٓ أَذۡبَحُكَ فَٱنظُرۡ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُ ۖ سَتَجِدُنِيٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ

"Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.""
(QS. As-Saffat 37: Ayat 102)

Ayat di atas menjelaskan kisah Nabi Ibrahim as yang bermimpi menyembelih putranya. Disampaikan lah mimpi itu kepada putranya. Dan putranya pun menerima dengan penuh kesabaran akan impian itu.

Nabi yang Disembelih sebagai Sejarah Kurban



Kisah Nabi yang Disembelih sebagai Sejarah Qurban


Impian Seorang Nabi adalah Wahyu


Hadits yang diterima dari Ibnu Abbas menyatakan:

رُؤْيَا الْأَنْبِيَاءِ وَحْيٌ

Artinya: Impian para Nabi itu adalah wahyu.

Mari kita sepakati dulu keterangan ini bahwa impian Nabi Ibrahim as untuk menyembelih putranya itu adalah wahyu dari Allah. Sehingga hal ini merupakan ujian yang besar bagi Nabi Ibrahim as. Bagaimana tidak? Putranya itu sedang berada pada usia remaja dan mampu berburu. Ditambah lagi Nabi Ibrahim as yang sudah berusia tua sejak meninggalkan putranya itu dan ibunya di tempat yang kering kerontang. Perintah itu akan semakin terasa berat karena Nabi Ismail as ini masih menjadi putra satu-satunya.

Namun hal tersebut tidak berlaku kepada Nabi Ibrahim as. Karena Nabi Ibrahim as membuktikannya dengan melaksanakan perintah itu. Nabi Ismail as pun merupakan anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya. Nabi Ismail as langsung mengiyakan dan mengamini kabar perintah itu.

Maka ketika keduanya sudah berpasrah kepada Allah dibuktikan dengan Nabi Ibrahim telah membaringkan Nabi Ismail untuk disembelih. Seketika terdengar suara menyeru Nabi Ibrahim untuk membatalkan penyembelihan itu dan diganti dengan hewan sembelihan.

Pendapat yang terkenal menyatakan bahwa sembelihan itu adalah kambing putih bertanduk. Kambing itu digembalakan di surga selama 40 musim. Kambing yang sama seperti yang dikurbankan oleh Habil putra Adam.

Nabi Ismail adalah Nabi yang Hampir Disembelih


Terjadi perbedaan pendapat tentang siapakah putra Nabi Ibrahim as yang dikisahkan hampir disembelih. Para ulama berpendapat dengan pendapat yang sohih bahwa putra yang dimaksud adalah Nabi Ismail as. Terdapat beberapa dalil yang menguatkan kebenaran pendapat ini.

1. Di beberapa rumah di Mekah terdapat tanduk-tanduk kambing. Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa Nabi Ibrahim as yang diperintah menyembelih putranya itu ada di Mekah. Dan itu pasti lah Nabi Ismail.

2. Al-Qur'an mengisyaratkan hal tersebut. Karena kisah penyembelihan itu ada sebelum kisah dilahirkannya Nabi Ishaq. Maka dari itu Nabi yang disembelih sudah bisa dipastikan adalah Nabi Ismail as.

Demikian pembahasan ngobrol pintar kita tentang Nabi yang disembelih sebagai sejarah kurban. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

0 Response to "Nabi yang Disembelih sebagai Sejarah Qurban:Lanjutan Lengkap "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel