Nabi Ibrahim as Berdakwah kepada Raja Namrud: Siksaan Kepada Namrud

muqoddimahku.com - Pada kesempatan kali ini kita akan ngobrol pintar tentang Nabi Ibrahim berdakwah kepada Raja Namrud. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِي حَآجَّ إِبۡرَٰهِـۧمَ فِي رَبِّهِۦٓ أَنۡ ءَاتَىٰهُ ٱللَّهُ ٱلۡمُلۡكَ إِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِـۧمُ رَبِّيَ ٱلَّذِي يُحۡيِۦ وَيُمِيتُ قَالَ أَنَا۠ أُحۡيِۦ وَأُمِيتُ ۖ قَالَ إِبۡرَٰهِـۧمُ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَأۡتِي بِٱلشَّمۡسِ مِنَ ٱلۡمَشۡرِقِ فَأۡتِ بِهَا مِنَ ٱلۡمَغۡرِبِ فَبُهِتَ ٱلَّذِي كَفَرَ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ

"Tidakkah kamu memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya karena Allah telah memberinya kerajaan (kekuasaan). Ketika Ibrahim berkata, "Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan," dia berkata, "Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan." Ibrahim berkata, "Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat." Maka bingunglah orang yang kafir itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 258)

Nabi Ibrahim as Berdakwah kepada Raja Namrud



Kisah Nabi Ibrahim berdakwah kepada Raja Namrud


Namrud adalah seorang raja di Babilonia. Namrud ini keturunan ketiga dari Sam bin Nuh. Dia sangat berkuasa di zamannya dan hampir menguasai seluruh dunia. Dikatakan bahwa ada 4 orang yang pernah menjadi penguasa dunia. Mereka adalah Dzulqarnain, Sulaiman, Namrud, dan Bukhtanasar.

Namrud berkuasa kurang lebih selama 400 tahun. Dia merupakan raja yang kejam dan sombong. Dalam perdebatannya pun melawan Nabi Ibrahim, Namrud mengaku secara terang-terangan bahwa dia bisa menghidupkan dan bisa mematikan.

Senyatanya, Namrud mengolok-olok Nabi Ibrahim as. Karena sangat tidak masuk akal ketika dia berbicara bahwa biasa menghidupkan dan mematikan dengan cara mendatangkan dua orang terpidana hukuman mati. Lalu yang satu dibunuh dan yang lainnya dibiarkan hidup. Penghinaan terhadap Nabi Ibrahim as ini bersumber karena Namrud tidak percaya kepada Allah yang maha menghidupkan dan maha mematikan.

Para ahli tafsir menjelaskan bahwa sebenarnya Namrud ini tidak mengerti akan konsep menghidupkan dan mematikan. Namrud salah memahami perkataan Nabi Ibrahim yang dimaknainya dengan sederhana sampai didatangkannya dua terpidana mati tersebut.

Perdebatan tentang Tuhan Yang Maha Kuasa


Selanjutnya Nabi Ibrahim menyuguhkan dalil lain tentang adanya Tuhan. Nabi Ibrahim menyatakan bahwa Allah adalah Dzat yang maha kuasa. Allah menguasai dan menghendaki perputaran matahari. Matahari diberjalankan dari timur setiap harinya oleh Allah Dzat Maha Pencipta Maha Kuasa.

Namrud ditantang untuk mendatangkan matahari dari tempat terbenamnya. Seketika Namrud tercengang karena sadar bahwa ia tidak bisa melakukan hal itu. Sedangkan Allah yang maha menghidupkan dan mematikan memiliki kuasa untuk melakukannya. Perdebatan antara Nabi Ibrahim as dengan Raja Namrud terjadi ketika Nabi Ibrahim as keluarga dari api pembakarannya. Karena mereka berdua hanya memiliki waktu berkumpul pada saat itu.

Kisah Luar Biasa Nabi Ibrahim


Diceritakan pula bahwa suatu ketika dalam pembagian makanan oleh Namrud. Nabi Ibrahim as jadi satu-satunya orang yang tidak diberi makanan oleh Namrud. Lantas Nabi Ibrahim as pulang dengan membawa dua karung yang diisi pasir untuk membuat keluarganya senang. Namun terjadi hal yang luar biasa. Siti Sarah menemukan makanan pada karung itu. Hal ini menjadi keyakinan Nabi Ibrahim as bahwa Allah lah yang memberikan mereka rizki.

Siksaan Dunia kepada Namrud


Allah SWT mengutus malaikat kepada Namrud untuk mengajaknya beriman. Namun sudah tiga kali pengutusan, Raja Namrud tetap menolak dakwah malaikat tersebut. Sehingga malaikat itu menantang Namrud untuk berperang.

Raja Namrud mengumpulkan pasukannya di pagi hari. Dan Allah mengutus hewan-hewan serangga yang sangat banyak sehingga menutupi cahaya matahari. Serangga itu memakan daging dan darah pasukan Namrud sampai tersisa tulang.

Seekor serangga masuk kedalam hidung Raja Namrud. Serangga itu diam di sana selama 400 tahun. Namrud sangat tersiksa selama itu sampai-sampai ia memukuli kepalanya sendiri dengan tongkat besi. Seperti itu lah Allah membinasakan Namrud.

Demikian obrolan pintar kita tentang kisah Nabi Ibrahim as berdebat dengan Raja Namrud. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

0 Response to "Nabi Ibrahim as Berdakwah kepada Raja Namrud: Siksaan Kepada Namrud "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel