Pidato tentang Ikhlas dan Sabar: Lengkap dengan Dalil

muqoddimahku.com - Di sini saya akan membahas pidato tentang ikhlas dan sabar. Ikhlas dan sabar itu adalah hal yang berbeda. Ikhlas adalah memurnikan ketauhidan. Sedangkan sabar adalah menahan diri. Oleh karena itu saya akan membawakan dua ceramah: membawakan ayat tentang ikhlas dan membawakan ayat tentang sabar.

Pidato tentang ikhlas dan sabar



Baca juga:

Berikut pidato tentang ikhlas dan sabar.


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

حمدا وشكرا لله صلاة وسلام على رسول الله اما بعد

Segala puji hanya milik Allah. Syukur pantas kita panjatkan hanya kepada-Nya. Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi kita Nabi Muhammad saw. Tak lupa kepada keluarganya dan juga kepada para sahabatnya.

Para jemaah sekalian. Senang sekali saya dapat bertemu dengan ahli majlis ta'lim pada kesempatan kali ini. Saya sangat yakin bahwa kegiatan kita ini merupakan kegiatan yang baik. Mudah-mudahan Allah SWT menerima amal-amal kita ini. Aamiin.

Pada kesempatan kali ini saya ingin membicarakan sebuah pidato tentang ikhlas. Ikhlas merupakan masdar dari kata akhlaso yang artinya memurnikan. Sementara itu bentuk fiil mujarodnya adalah kholaso yang artinya murni. Para jemaah tahu surat Al-Ikhlas? Dalam keempat ayatnya tidak ada kata ikhlas. Namun surat itu dinamai surat Al-Ikhlas. Mengapa?

Para jemaah sekalian. Surat Al-Ikhlas dinamai Al-Ikhlas dikarenakan didalamnya membahas tentang memurnikan ketauhidan kepada Allah. Mari kita pelajari seksama!

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ 

"Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa."

Allah SWT itu Maha Esa; tidak ada yang kedua; tidak ada kawan; tidak ada lawan. Kita wajib mempercayai dan meyakini hal itu bahkan dalam setiap detik kehidupan kita; bahkan dalam setiap hela napas kita.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَللّٰهُ الصَّمَدُ 

"Allah tempat meminta segala sesuatu."

Para jemaah sekalian. Dalam rangka pembuktian keyakinan kita bahwa Allah itu Dzat Maha Esa. Kita harus mempercayai dan meyakini bahwa Allah Dzat Maha Esa itu tidak lah lemah. Melainkan Allah Dzat tempat meminta segala sesuatu.

Para jemaah sekalian. Pesan yang ingin saya sampaikan mengenai ikhlas dan didasarkan pada surat Al-Ikhlas adalah usahakan dalam segala bentuk aktivitas yang kita lakukan harus karena Allah. Itu lah ikhlas.

Itu saja yang dapat saya sampaikan. Semoga berkah dan bermanfaat. Aamiin.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Berikut ini pidato tentang ikhlas dan sabar 2


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله حق حمده والصلاة والسلام على خير خلقه سيدنا محمد عبده ورسوله

Para hadirin yang saya hormati. Pada kesempatan kali ini saya akan berpidato tentang sabar. Sabar artinya menahan diri. Sabar ini merupakan perilaku hati yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dalam beberapa ayat yang salah satunya disebutkan di sini.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيْلًا

"Maka bersabarlah engkau (Muhammad) dengan kesabaran yang baik."
(QS. Al-Ma'arij 70: Ayat 5)

Para hadirin yang berbahagia. Sabar itu bukanlah hal yang mudah. Maka dari itu kita diberikan contoh oleh para Nabi bahwa kesabaran itu harus kita pinta lewat doa.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا تَـنْقِمُ مِنَّاۤ اِلَّاۤ اَنْ اٰمَنَّا بِاٰيٰتِ رَبِّنَا لَمَّا جَآءَتْنَا ۗ رَبَّنَاۤ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّتَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَ

"dan engkau tidak melakukan balas dendam kepada kami, melainkan karena kami beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami." (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).""
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 126)

Para hadirin sekalian. Pesan yang ingin saya sampaikan adalah usahakan agar kita bisa bersabar dalam mengahadapi berbagai ujian hidup.

Para hadirin. Itu saja yang dapat saya sampaikan pada pertemuan kali ini. Semoga berkah dan bermanfaat. Aamiin.

Sekian saja pembahasan pidato tentang ikhlas dan sabar. Terimakasih!

0 Response to "Pidato tentang Ikhlas dan Sabar: Lengkap dengan Dalil"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel