Hadis tentang Ikhas: Semua perbuatan itu tergantung niat

Muqoddimahku.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah artikel yang berjudul hadis tentang ikhlas. Dalam artikel ini disuguhkan hadis yang berisi perbuatan dan tujuan dari perbuatan itu berdasarkan contoh yang diberikan langsung dari Rasulullah saw.

Baca juga:

hadis tentang ikhlas



Berikut ini hadis tentang ikhlas.


عَنْ أَمِيرِ المُؤمِنينَ أَبي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رَضيَ اللهُ تعالى عنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ يَقُولُ: إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلى اللهِ وَرَسُوله فَهِجْرَتُهُ إلى اللهِ وَرَسُوله، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا، أَو امْرأَة يَنْكِحُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Diterima dari Umar bin al-Khatab r.a, Beliau berkata: “Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Semua perbuatan itu tergantung niat dan setiap orang benar-benar akan mendapatkan apa yang diniatkannya. Maka barang siapa yang berhijrah menuju Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah menuju Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa yang berhijrah karena dunia yang diinginkannya atau karena perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya menuju alasan yang membuatnya hijrah.

Hadis di atas menjelaskan tentang dua hal:

1. Perbuatan dan niat
2. Tujuan dari perbuatan

Perbuatan dan niat

Setiap perbuatan harus dan pasti memiliki niat. Niat adalah dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan kehendak (keinginan dalam hati) akan melakukan sesuatu. Berdasarkan sabda Rasul saw di atas dapat dikatakan bahwa yang menentukan setiap perbuatan seseorang adalah kehendak dalam hatinya.

Tujuan dari perbuatan

Setiap kehendak hati pasti jatuh pada sebuah tujuan. Dan setiap orang yang melakukan sesuatu akan memiliki kehendak di dalam hatinya akan melakukan perbuatan tersebut demi sebuah tujuan. Berdasarkan sabda Rasul di atas dapat dikatakan bahwa setiap orang akan mendapatkan apa yang ditujunya dari sebuah perbuatan.

Rasul saw memberikan contoh yang dapat menjelaskan dua konsep di atas.

1. Perbuatan lahiriyahnya dan maksud batiniahnya berupa hijrah dari Mekah ke Madinah. Sedangkan tujuannya adalah Allah dan Rasul-Nya.

2. Perbuatan lahiriyahnya dan maksud batiniahnya berupa hijrah dari Mekah ke Madinah. Sedangkan tujuannya adalah harta dan wanita.

Dari contoh tersebut, kita bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ada si Alim dan si Jahil sama-sama melaksanakan solat. Si Alim memiliki tujuan dalam hatinya bahwa solat yang ia laksanakan itu adalah karena Allah memerintahkan solat. Sedangkan si Jahil memiliki tujuan dalam hatinya bahwa solat yang ia laksanakan itu adalah karena mengharapkan pujian dari banyak orang. Tentu nilai yang akan didapatkan si Alim dan si Jahil ini sangatlah berbeda.

0 Response to "Hadis tentang Ikhas: Semua perbuatan itu tergantung niat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel