Ceramah Kultum Ramadhan Singkat untuk 30 hari: Kondisi Manusia dalam Kewajiban Berpuasa (Bag 2)

Muqoddimahku.com – Pada kesempatan kali ini kita akan kembali memberikan contoh ceramah kultum ramadhan singkat. Ceramah ramadhan ini akan disajikan untuk 30 hari selama satu bulan Ramadhan. Judul ceramah ramadhan yang pertama adalah kondisi manusia dalam kewajiban berpuasa (bag 2).

Ceramah kultum ramadhan singkat ini akan disediakan dalam bentuk pdf yang nantinya bisa didownload pada linknya. Namun pada artikel ini akan dibahas juga beberapa poin mengenai pembahasan kondisi manusia dalam kewajiban berpuasa (bag 2).

Download PDF Ceramah Kultum Ramadhan Singkat untuk 30 hari: Kondisi Manusia dalam Kewajiban Berpuasa (Bag 2)

ceramah kultum ramadhan



Kondisi Manusia Dalam Kewajiban Berpuasa (Bag 2)


Di antara kondisi manusia dalam kewajiban berpuasa yang selanjutnya adalah seorang musafir. Terdapat beberapa ketentuan mengenai kewajiban seorang musafir untuk menjalankan ibadah puasa.

Pertama, jika seorang musafir meyakini bahwa perjalanannya tidak akan membuatnya batal berpuasa maka dia wajib melaksanakan puasa.  Kedua, jika seorang musafir tidak yakin dalam perjalanannya dia mampu berpuasa, maka dia bisa memilih untuk melanjutkan berpuasa atau membatalkannya.

Hal ini didasari oleh firman Allah swt:

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيْدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

Artinya: Dan barang siapa yang sakit atau dalam perjalanan maka hitunglah untuk berpuasa di hari lain. Allah mengehendaki kemudahan untuk kalian dan tidak menghendaki kesulitan untuk kalian.

Kondisi selanjutnya adalah seseorang yang sedang sakit namun penyakitnya bisa disembuhkan.  Untuk kondisi seperti ini, ada beberapa ketentuan pula. Ketentuan pertama, jika seseorang yang sakit mampu berpuasa maka dia wajib berpuasa. Ketentuan kedua, jika seseorang yang sakit tidak mampu berpuasa maka dia boleh berbuka. Dan jika dia berpuasa, maka hukumnya adalah makruh karena hadits Rasul:

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ أَنْ تُؤْتَى رُخَصُهُ كَمَا يُكْرِهُ أَنْ تُؤْتَى مَعْصِيَتُهُ

Artinya: Sesungguhnya Allah menyukai keringanannya dilakukan sebagaimana Allah membenci kemaksiatannya dilakukan.

Para hadirin yang terhormat. Ketentuan ketiga, jika berpuasa dapat membahayakan dia karena sakitnya maka dia wajib berbuka, tidak boleh berpuasa. Hal ini sejalan dengan firman Allah:

وَلَا تَقْتُلُوْا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا

Artinya: Janganlah kalian membunuh (membahayakan) diri kalian; sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepada kalian.

Itulah pembahasan kondisi manusia dalam kewajiban berpuasa (bag 2) yang dibuat dalam bentuk ceramah kultum ramadhan singkat untuk 30 hari dan bisa didownload pada link yang disediakan.

0 Response to "Ceramah Kultum Ramadhan Singkat untuk 30 hari: Kondisi Manusia dalam Kewajiban Berpuasa (Bag 2)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel