Bahasan: Kematian adalah Rahasia Allah (Luqman 34)
Pada kesempatan ini kita akan melakukan bahasan untuk artikel ceramah singkat yang berjudul Kematian adalah rahasia Allah. Artikel tersebut merupakan artikel ceramah singkat tentang kematian. Allah swt. menegaskan dalam firman-Nya bahwa kematian itu merupakan sebuah rahasia Allah yang tidak ada seorang pun mengetahui dengan pasti tentang hal tersebut.
Baca juga:
Bahasan: Kematian adalah Rahasia Allah (Luqman 34)
إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحامِ وَما تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَداً وَما تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya: "Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Memberi kabar."
Ayat ini merupakan penjelasan tentang mafatihul ghaib, yaitu hal-hal gaib yang hanya diketahui oleh Allah dan tidak ada satu orang pun dari hambanya yang mengetahui hal tersebut dengan yakin dan benar.
Nabi Muhammad saw. telah bersabda:
مَفَاتِيحُ الْغَيْبِ خَمْسٌ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحامِ وَما تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَداً وَما تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ رَوَاهُ أَحْمَدُ
Artinya: Lima hal-hal gaib yang tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Allah adalah “Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Memberi kabar”.
Apa saja lima hal gaib itu?
1. Hari Kiamat
Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat”. Hari kiamat adalah hari dimana hancurnya bumi ini dengan segala isinya dan juga hancurnya alam semesta serta seluruh makhluk yang dikehendaki oleh Allah untuk dihancurkan.
Sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk mengimani akan terjadinya hari kiamat. Para Rasul yang diutus pun telah membicarakan hal ini dalam wahyu yang diterimanya dari Allah. Tetapi perihal waktu terjadinya hari kiamat tidak diberitahukan kepada para Nabi atau para Malaikat sekali pun. Kita hanya diberitahu tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat agar kita bersiap siaga untuk bertemu dengan Allah Sang Pencipta.
2. Penurunan Hujan
Allah berfirman yang artinya, “dan Dia yang menurunkan hujan”. Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang menggambarkan keseluruhan dari rizki yang Allah berikan kepada makhluk-Nya di muka bumi.
Sama seperti hari kiamat, penurunan hujan pun tidak diketahui kapan waktunya secara tepat. Kita hanya dapat mempelajari mengenai kebiasaan dari tanda-tanda turunnya hujan. Tanda itu pun bukan hal yang mutlak akan menyebabkan turun hujan. Misalnya situasi langit mendung.
3. Anak di dalam kandungan
Allah berfirman yang artinya, “dan mengetahui apa yang ada dalam rahim”. Kita harus meyakini bahwa tidak ada satu orang pun yang mengetahui apa yang ada di dalam rahim; laki-laki atau perempuan dan hitam atau putih.
Adapun alat-alat di zaman modern ini yang dapat memprediksi kondisi anak di dalam kandungan itu merupakan alat yang berfungsi memproduksi. Alat tersebut tidak dapat memvonis secara pasti dan yakin mengenai hasil dari prediksinya.
4. Masa Depan
Allah berfirman yang artinya, “Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok”. Ayat ini menyatakan bahwa tidak ada satu orang pun yang dapat membaca dan mengetahui masa depan. Apa yang akan dilakukannya baik itu di dunia dan apa yang akan terjadi kepadanya di akhirat nanti. Apa yang akan dilakukannya apakah hal baik atau pun hal buruk.
5. Waktu Kematian
Allah berfirman yang artinya, “Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati”. Ayat ini menyatakan bahwa perihal kematian, kapan dan dimananya kita mati tidak ada yang mengetahuinya keculi Allah.
Pemahaman yang Menyejukkan
Lima hal di atas yakni hari kiamat, penurunan hujan, kehamilan, masa depan, dan kematian ditegaskan oleh Allah dan Nabi-Nya bahwa tidak ada yang mengetahui secara pasti mengenai kelima hal tersebut.
Terdapat beberapa kemajuan di dalam ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya pada permasalahan hujan dan kandungan. Para ulama dalam menjelaskan ayat di atas menyatakan bahwa untuk dua hal tersebut, Allah memberikan pengetahuan kepada malaikat yang diberi tugas untuk mengatur hujan dan menghembuskan nyawa bagi anak di dalam kandungan.
Selain itu, Allah juga memberikan sedikit ilmu kepada orang-orang yang dikehendakinya mengenai permasalahan hujan dan kandungan. Dalam hal ini bisa jadi ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada seperti USG dan penelitian tentang siklus hujan adalah sedikit dari ilmu yang diberikan oleh Allah. Tetapi pada hakikatnya, semua hal yang berkaitan dengan lima hal gaib ini tidak diketahui secara yakin dan benar oleh siapa pun kecuali Allah.
Terimakasih.

0 Response to "Bahasan: Kematian adalah Rahasia Allah (Luqman 34)"
Post a Comment