Ceramah Singkat: Keutamaan Ibadah Shaum

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Para pembaca sekalian, pada kesempatan kali ini kita akan membahas ceramah singkat ramadhan.

Baca juga:

Berikut ini Ceramah Singkat Ramadhan.


ceramah singkat ramadhan


Judul : Keistimewaan Ibadah Shaum

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَ الصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَى سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam mari kita limpahkan kepada pemimpin para rasul; Nabi Muhammad saw., kepada keluarganya, kepada para sahabatnya pula, dan kepada seluruh pengikutnya. Aamiin.

Para hadirin yang saya hormati. Shaum atau berpuasa merupakan salah satu rukun Islam. Setiap muslim wajib melaksanakannya untuk membuktikan identitas keislamannya. Lebih dari itu, shaum ini merupakan ibadah yang spesial. Solat, zakat, dan haji merupakan ibadah yang terpisah dari kegiatan keseharian. Ketika seseorang solat, maka dia sedang solat dan tidak melakukan aktivitas lain selain solat. Tetapi pada saat berpuasa, ia sedang berpuasa tetapi juga melakukan aktifitas kesehariannya.

Itu lah mengapa pada kesempatan kali ini akan kita bahas sebuah hadis yang memiliki derajat muttafaq alaih diterima dari Abu Hurairoh.

وعن أَبي هريرة - رضي الله عنه -، قَالَ: قَالَ رسول الله - صلى الله عليه وسلم -: "قَالَ اللهُ - عز وجل -: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَام، فَإنَّهُ لِي وَأنَا أجْزِي بِهِ، وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، فَإذَا كَانَ يَومُ صَوْمِ أحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ فإنْ سَابَّهُ أحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: إنِّي صَائِمٌ. وَالذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيحِ المِسْكِ. لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أفْطَرَ فَرِحَ بفطره، وَإذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ" متفقٌ

Artinya: Diterima dari Abu Hurairoh r.a, beliau berkata: Rasulullah saw. bersabda: Allah azza wa jalla berfirman (dalam hadis qudsi): “Setiap perbuatan anak Adam (manusia) adalah baginya kecuali puasa. Karena sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku lah yang akan memberikan balasannya. Berpuasa merupakan sebuah perisai. Maka jika seorang di antara kalian berpuasa pada suatu hari, janganlah ia bercakap-cakap kotor dan bertengkar. Apabila ia dimaki atau diperangi oleh seseorang, maka katakanlah, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa”. Dan demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seseungguhnya bau mulut seseorang yang berpuasa lebih harus dari pada bau minyak kasturi di hadapan Allah. Bagi seseorang yang berpuasa ada dua kesenangan yang akan menyenangkannya yaitu apabila ia berbuka, dia akan senang dengan berbukanya dan apabila ia bertemu Tuhannya maka dia akan senang karena puasanya.” Muttafaq alaih

Para hadirin yang saya hormati. Pada intinya berpuasa merupakan ibadaha yang spesial. Allah lah yang akan membalasnya secara langsung dan Allah lah juga yang akan menilainya secara langsung.

Para hadirin yang saya hormati. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Perlahan tapi pasti mari sedikit demi sedikit kita mengamalkan apa yang diperintahkan Allah kepada kita.

وَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتَهُ

Sekian saja pembahasan tentang ceramah singkat ramadhan ini, semoga bermanfaat.

0 Response to "Ceramah Singkat: Keutamaan Ibadah Shaum"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel