Ceramah Singkat: Shalat adalah Ibadah yang Memiliki Waktu

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Para pebaca sekalian, pada kesempatan kali ini kita akan membahas ceramah singkat tentang solat.

Berikut ini ceramah singkat tentang solat.




Judul: Shalat adalah Ibadah yang Memiliki Waktu

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَ الصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَى أَفْضَلِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَ عَلَى الِهِ وَ صَحْبِهِ مُدَّةِ ذِكْرِ الذَّاكِرِيْنَ وَ سَهْوِ الْغَافِلِيْنَ اَمَّا بَعْدُ

Segala puji hanya milik Allah swt. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada panutan alam, Nabi Muhammad saw. Tidak lupa kepada keluarganya, kepada para sahabatnya, dan juga kepada kita selaku umatnya. Aamiin.

Para hadirin yang saya hormati. Salah satu dari lima rukun Islam yang harus kita laksanakan adalah shalat. Shalat merupakan suatu ibadah, bentuk penyembahan kita kepada Allah swt. Shalat ini menjadi satu-satunya peribadahan yang membedakan seorang muslim dengan penganut agama lain.

Para hadirin yang saya cintai. Perihal shalat, Allah swt berfirman di dalam al-Quran surat an-Nisa ayat 103.

فَاِ ذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَا ذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَا مًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِ ذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَ قِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَا نَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya: Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan sholat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk, dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah sholat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.

Para hadirin yang berbahagia. Ayat tersebut menjelaskan kepada kita beberapa hal. Pertama, Allah swt memberikan keringan dalam pelaksanaan shalat yaitu dengan tiga cara: berdiri, duduk, dan berbaring. Kedua, Allah memberitakan kepada kita bahwa shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya dan memiliki keringanan atau rukhsoh.

Apa saja ruhksah shalat yang dijelaskan ayat ini? Pertama, adalah yang tadi sempat kita singgung. Shalat itu harus berdiri bagi yang mampu berdiri. Jika tidak mampu berdiri, maka silakan duduk. Jika tidak mampu duduk, maka silakan sambil berbaring. Kedua, shalat diperjalan bagi seorang musafir dapat diqosor atau diringkas. Yang empat rakaat bisa jadi dua rakaat.

Jelas sekali bahwa dari ayat tadi kita diberitahu bahwa shalar itu ada aturannya, ada waktunya, dan ada rukhsahnya. Perihal waktu shalat, kita pasti sudah tahu bahwa ada lima waktu shalat yang diwajibkan.

Para hadirin sekalian. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan. Ambil yang baiknya, tinggalkan yang buruknya. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dalam maqom yang dimuliakan-Nya. Aamiin.

وَ اللهُ الْمُوَفِّقُ اِلَى أَقْوَامِ الطَّارِقِ و السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Baca juga:



Sekian saja pembahasan kita mengenai ceramah singkat tentang solat ini, semoga bermanfaat.

0 Response to "Ceramah Singkat: Shalat adalah Ibadah yang Memiliki Waktu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel