Ceramah Singkat: Kebersihan Sejati adalah Kesucian Jiwa

Assalamualaikum, pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan mengenai ceramah singkat tentang kebersihan.

Berikut ini Ceramah singkat tentang kebersihan.


Ceramah Singkat tentang Kebersihan


Judul :“Kebersihan sejati adalah kesucian jiwa”

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَ الصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى الِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أمّا بعد

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah swt. Bagi-Nya tidak lah sulit untuk memberikan nikmat dan mencabutnya. Allah lah yang Maha Besar dan semua makhluk-Nya akan hancur dan binasa. Hanya Allah lah yang abadi. Itu harus menjadi keyakinan kita. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi kita untuk senantiasa menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya.

Shalawat dan salam semoga selalu tercurahlimpahkan kepada baginda alam, Nabi Muhammad saw. Beliau lah yang dipilih oleh Allah untuk menjadi kekasih-Nya, untuk menjadi hamba dan juga Rasul-Nya. Lewat Nabi Muhammad lah kita mengetahui bagaimana caranya kita beribadah kepada Allah. Semoga kita selaku umatnya mendapatkan syafaat beliau saw.

Para hadirin yang saya hormati. Subhanaallah, Allah itu suci, Allah itu indah, Allah itu bersih. Untuk hadir kepada Allah, kita haruslah dalam keadaan suci dan juga bersih. Ketika kita akan melaksanakan shalat misalnya, kita haruslah berwudlu terlebih dahulu untuk membersihkan diri dari hadats kecil.

Tapi apakah kita tahu kebersihan yang sejati itu apa?

Kebersihan sejati adalah kesucian jiwa kita. Allah swt berfirman dalam surat As-Syams ayat 9-10.

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا

Artinya: Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu); dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.

Para hadirin yang saya hormati. Ayat tadi menjelaskan kepada kita beberapa hal. Pertama, orang yang menyucikan jiwanya adalah orang yang beruntung juga menang. Sedangkan orang yang mengotori jiwanya adalah orang yang merugi. Kedua, cara seseorang menyucikan jiwanya adalah dengan mentaati Allah dan juga Rasul-Nya Nabi Muhammad saw. Konsekuensinya adalah orang yang maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya berarti dia adalah orang yang mengotori jiwanya.

Dengan tegas dapat kita katakan bahwa kebersihan sejati adalah penyucian diri. Kesucian sejati adalah taat kepada Allah dan juga Nabi Muhammad saw. Dan membersihkan diri dan lingkungan adalah bagian dari taat kepada Allah swt.

Para hadirin yang saya hormati. Itu saja yang dapat saya sampaikan pada pertemuan kali ini. Semoga Allah swt mengizinkan kita untuk bertemu kembali dalam maqom yang mulian di lain waktu. Aamiin.

هدانا الله و إيّكم أجمعين و السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Baca juga:



Sekian saja pembahasan ceramah singkat tentang kebersihan, semoga bermanfaat.

0 Response to "Ceramah Singkat: Kebersihan Sejati adalah Kesucian Jiwa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel